harapan dr Reisa pandemi berkahir di Indonesia pada tahun 2022

Harapan dr Reisa 2022 jadi Tahun Terakhir Pandemi di Indonesia

rini | Kesehatan | 20-11-2021

PARBOABOA, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr Reisa Broto Asmoro meminta masyarakat untuk membantu percepatan vaksinasi, agar tahun 2022 menjadi tahun terakhir Indonesia berada dalam masa pandemi.

Hal ini diungkapan Reisa melalui Keterangan Pers di Istana Kepresidenan yang ditayangkan oleh Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) - KPCPEN secara virtual, Jumat (19/11).

Pemerintah Indonesia menargetkan vaksinasi harus sudah mencapai 70 persen pada akhir tahun 2021 ini. Tingginya antusiasme masyarakat Indonesia akan vaksinasi COVID-19 membuat penyuntikan vaksin dapat mencapai rata-rata 2 juta dosis per hari.

"Hari ini bahkan sudah lebih dari 220 juta suntikan diberikan kepada masyarakat. Target WHO (Badan Kesehatan Dunia) bahwa 40 persen warga divaksin lengkap di akhir tahun ini pun sudah dilewati," tutur Reisa.

Sebanyak 88 juta warga Indonesia telah menerima vaksinasi lengkap dua dosis, dan sebanyak 45 juta orang lainnya baru menerima vaksin dosis pertama diharapkan dapat segera melakukan vaksinasi kedua.

“Dan yang terlebih penting, 88 juta dan 45 juta ini ikut memastikan sekitar 74 juta orang lainnya yang masuk dalam sasaran namun belum divaksin sama sekali, segera mendapatkan hak mereka. Cuma dengan bersama-sama kita bisa akhiri pandemi ini,” tegas Reisa.

Terutama untuk kelompok tertentu, seperti kelompok lansia, penderita komorbid, penyandang disabilitas, populasi ibu hamil, dan juga anak-anak, menjadi salah satu fokus vaksinasi yang harus dikejar pemerintah Indonesia.

"Sesuai pesan Menteri Kesehatan, apabila 70% dari sasaran vaksinasi sudah mendapat dosis lengkap, maka Indonesia akan mulai memvaksinasi anak 6 sampai dengan 11 tahun," ujarnya.

Tak lupa Reisa mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan mengurangi mobilitas saat masa liburan Natal dan Tahun Baru, agar Indonesia tidak kembali mendapat serangan gelombang ketiga pandemi.

Tag : covid19, dr reisa, percepatan vaksinasi, 2022 tahun terakhir pandemi, kesehatan

Berita Terkait