Joan Laporta Ungkap Alasan Pemberhentian Xavi Hernandez dari Barcelona

Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk memberhentikan Xavi Hernandez. Keputusan ini diambil setelah muncul keraguan bahwa sang pelatih telah kehilangan kepercayaan terhadap skuadnya. (Foto: Instagram/@jlaportaoficial)

PARBOABOA – Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk memberhentikan Xavi Hernandez. Keputusan ini diambil setelah muncul keraguan bahwa sang pelatih telah kehilangan kepercayaan terhadap skuadnya.

Awalnya, Barcelona diperkirakan akan berpisah dengan Xavi Hernandez pada akhir musim. Namun, Xavi, yang merupakan mantan gelandang andalan klub, memutuskan untuk tetap bertahan.

Keputusan ini membawa perubahan positif bagi tim, dengan performa yang perlahan membaik. Barcelona berhasil meraih kemenangan beruntun dan menyalip Girona, mengamankan posisi kedua pada klasemen akhir La Liga.

Alasan di Balik Pemberhentian Xavi

Namun, dalam sebuah perkembangan yang mengejutkan, Xavi menerima perintah untuk mundur.

Laporta menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah Xavi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kemampuan para pemainnya saat ini.

"Jika Xavi bisa berubah pikiran, kami juga bisa," ujar Laporta.

"Semuanya terasa sedikit dipaksakan ketika kami memutuskan untuk mempertahankannya. Xavi adalah seorang legenda klub, dan antusiasmenya membuat kami mengambil keputusan untuk mempertahankan posisinya."

Laporta melanjutkan bahwa pada saat Xavi memutuskan untuk tetap bertahan, ia sempat bertanya, "Apakah kamu percaya dengan tim ini?" Xavi menjawab dengan yakin bahwa ia percaya.

Namun, beberapa waktu kemudian, Xavi mengubah pandangannya setelah berdiskusi dengan direktur olahraga, Deco, mengenai perubahan yang diperlukan pada skuad.

Keputusan yang Sulit

Sikap Xavi yang meragukan kemampuan skuad membuat Laporta goyah dalam mempertahankannya.

"Hal itu memaksa saya untuk mempertimbangkan kembali situasi ini dan merasa bahwa tim ini membutuhkan suntikan semangat baru untuk menjadi lebih kompetitif," jelas Laporta.

"Saya harus membuat keputusan sulit ini dengan para legenda Barca. Hati saya mengatakan bahwa dia harus tetap bertahan, tetapi tidak demikian dengan kepala saya," tambah Laporta.

Sambutan Hangat untuk Hansi Flick

Sebagai pengganti Xavi, Hansi Flick telah dikonfirmasi sebagai pelatih baru Barcelona. Laporta mengungkapkan kegembiraannya untuk bekerja sama dengan Flick, yang dinilai mampu bersaing dengan skuad yang ada.

"Flick merasa mampu bersaing dengan skuad ini," jelas Laporta.

"Hal itu sangat menentukan."

"Tugas Flick adalah untuk menang dan dia telah menerima tantangan itu. Para pemain harus siap secara fisik. Para pemain muda, pemain pengganti, dan pemain bintang seperti Robert Lewandowski, semuanya harus berada dalam kondisi fisik yang prima."

Laporta menekankan bahwa meskipun tim ini telah dipersiapkan dengan baik, selalu ada ruang untuk perbaikan.

"Kami membutuhkan lebih banyak lagi," tutupnya.

Dengan pergantian pelatih ini, Barcelona berharap dapat mencapai hasil yang lebih baik dan mempertahankan reputasi mereka sebagai salah satu klub terkuat di dunia.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS