Pelaku penembakan massal di Highland Park mengakui jika ia berencana melakukan penembakan kedua di Madison, Wisconsin. AP

Pelaku Penembakan Chicago Berencana Melakukan Penembakan Kedua

Dion | Internasional | 07-07-2022

PARBOABOA, Chicago - Berdasarkan laporan terbaru dari polisi, Rabu waktu setempat, pelaku penembakan massal di pinggiran Kota Chicago, Amerika Serikat, mengakui jika ia berencana melakukan penembakan kedua di Madison, Wisconsin. 

Dilansir Associated Press, Kamis (7/7/2022), usai melakukan aksinya di parade perayaan Hari Kemerdekaan AS di Highland Park, Robert E Crimo III langsung kabur dengan menyamar sebagai wanita. 

Akan tetapi, Crimo kemudian menyadari jika dirinya kurang persiapan jika langsung pergi ke Wisconsin. Ia lalu kembali ke Illinois dan langsung ditangkap polisi di sana. 

Juru Bicara Satuan Tugas Kejahatan Besar Lake County Christopher Covelli mengatakan jika pelaku berusia 21 tahun itu telah didakwa membunuh tujuh orang dan pembayaran jaminannya ditolak pengadilan. 

Penembakan di Highland Park telah membuat warga kota berpenduduk 30.000 jiwa itu marah dan sedih. 

Menurut Covelli, Crimo awalnya tidak ada niat untuk melakukan penembakan kedua. Tetapi ketika ia mengetahui ada perayaan lain di Wisconsin, timbul niatnya untuk melakukan pembantaian. 

Beruntung, ia telah terlebih dahulu membuang senapan semiotomatisnya di Illinois usai melakukan penembakan di Highland Park. Meski demikian, ia masih memiliki senapan serupa dengan 60 peluru. 

Polisi kemudian menemukan ponsel pelaku di Middleton, Wisconsin, sekitar 217 Km dari Highland Park. 

Beberapa jam sebelum penangkapannya, polisi memperingatkan bahwa pelaku masih berkeliaran dan bersenjata. Beberapa kota lantas membatalkan parade dan acara-acara lainnya. 

Asisten Pengacara Wilayah Pake County Ben Dillon mengatakan di pengadilan jika Crimo naik ke atap bangunan melewati tangga darurat. 

Ia lantas melepas 83 tembakan ke arah kerumunan dan kemudian kabur dengan menyamar sebagai wanita dan membaur di antara kerumunan orang yang panik. 

Aksinya itu sejauh ini telah menewaskan tujuh orang dan membuat seorang anak berusia 2 tahun kehilangan kedua orangtuanya. 

Menurut Covelli, jumlah korban tewas kemungkinan bakal bertambah, mengingat banyak korban luka-luka yang kritis. 

Pengacara Pemerintah Lake County Eric Rinehart mengatakan, jika Crimo dijatuhi dakwaan pembunuhan tingkat pertama, maka ia bisa dipenjara seumur hidup tanpa kemungkinan bebas bersyarat. 

Rinehart juga menyampaikan bahwa akan ada lebih banyak lagi dakwaan yang bakal dijatuhkan kepada Crimo.

Tag : #penembakan    #amerika serikat    #internasional    #chicago    #madison   

Baca Juga