Rombongan pengantar jenazah di Makassar aniaya pengendara mobil.

Polisi Tangkap 4 Pengantar Jenazah yang Keroyok Pengendara Mobil di Makassar

Maraden | Nasional | 16-12-2021

PARBOABOA, Makassar – Empat pelaku pemukulan dan pengrusakan mobil di Makassar ditangkap polisi. Keempatnya adalah bagian dari rombongan pengantar jenazah yang melakukan aksi anarkis mengeroyok pengguna jalan yang merupakan dosen di sebuah perguruan tinggi di kota Makassar.

"Total ada 6 pelaku. Sudah diamankan empat orang. Dua orang lagi yang sementara kita kejar," kata Kapolsek Tallo, Kompol Saharuddin, Rabu (15/12/2021).

Saharuddin belum membeberkan lebih lanjut identitas pelaku yang ditangkap. Dia menegaskan akan menindak dengan tegas pelaku penganiayaan dan pengrusakan tersebut.

Menurut Saharuddin, kasus pemukulan tersebut merupakan delik umum. Kasus itu tengah ditangani Polsek Tallo setelah ada masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut.

Kompol Saharuddin menjelaskan, korban yang merupakan seorang dosen tersebut baru saja keluar dari kampusnya ke arah Jalan Sunu, Makassar, pada Selasa (14/12) lalu. Saat keluar dia berpapasan dengan iring-iringan pengantar jenazah.

"Dosen ini kan keluar dari kampusnya habis mengajar. Pas keluar dia belok kiri ke arah Al Markaz Jalan Sunu dan pengantar jenazah dari arah sebaliknya," kata Saharuddin.

Sebelumnya diberitakan sejumlah sepeda motor berboncengan yang merupakan rombongan pengantar jenazah melintas sambil membawa bendera kuning di Jalan Sunu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 14 Desember 2021.

Mereka minta diberi ruang agar mendapatkan jalan yang lancar dalam mengantar jenazah ke pemakaman. Beberapa kendaraan kemudian menghentikan lajunya demi memberikan ruang kepada rombongan pengantar jenasah tersebut.

Kemudiaan dari arah berlawanan, melintas sebuah mobil berwarna hitam yang berjalan agak ketengah jalan. Diduga karena jalannya terhalang, salah seorang dari pengantar jenazah langsung turun dan menendang bagian samping kanan mobil tersebut.

Aksi itu lalu diikuti pengantar jenazah lainnya. Mereka turun mengerubungi mobil hitam itu dan bahkan beberapa orang juga tampak memukuli mobil tersebut.

Korban yang lantas keluar dari mobil juga dipukul oleh beberapa pengantar jenasah itu. Setelah mengeroyok korban, pengantar jenazah yang berjumlah seratusan orang itu kemudian melanjutkan perjalanannya.

“Korban sendiri langsung meminggirkan kendaraannya. Tapi pas dia minggir sudah langsung didekati mobilnya kemudian dianiaya," pungkas Saharuddin.

Tag : #pengeroyokan    #pengantar jenasah    #aksi anarkis    #pemukulan    #pengrusakan    #sulawesi selatan   

Baca Juga