Pelanggar PPKM Darurat Kota Medan akan Ditindak Tegas

Selama PPKM Darurat Kota Medan Warga Daerah Lain Dianjurkan Tidak Berkunjung

rini | Daerah | 14-07-2021

Sosialisasi PPKM Darurat di Medan berakhir hari ini Rabu, (14/7). Mulai besok tindakan tegas akan dilakukan kepada setiap pelanggar.  Pekerja di luar sektor kritikal dan esensial yang terjaring di area penyekatan akan di himbau untuk putar balik. 

“PPKM Darurat kami lakukan untuk membuat masyarakat lebih disiplin lagi untuk menerapkan protokol kesehatan 5M khususnya dalam mengurangi mobilitas masyarakat," kata Bobby Nasution usai menghadiri pembukaan kegiatan vaksinasi massal bagi para pelajar di SMP Negeri 11 Medan, Rabu (14/7).

Prokes 5M yang dimaksudkannya ialah memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Medan yang akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat kemungkinan akan diberikan dengan uang tunai, agar dapat langsung dikirimkan ke rekening penerima. Hal ini memang masih dalam tahap pertimbangan. 

“Kalau kami kirim uang cash, mereka belanjanya ini harus dipikirkan. Hari ini kami kirim, besok berbondong-bondong belanja hingga menimbulkan kerumunan," ucap Bobby

Warga dari luar kota Medan diharapkan juga untuk tidak berkunjung ke Kota Medan, agar penularan tidak beralanjut ke daerah lain.  

Satuan Tugas Penanggulangan dan Percepatan Covid-19 Kota Tebing Tinggi juga menganjurkan hal yang sama. 

“Cegah menularan Covid-19, warga Tebing Tinggi untuk sementara jangan melakukan perjalanan ke Medan," ucap Juru bicara gugus tugas penanganan dan percepatan Covid-19 Kota Tebing Tinggi, Dedi Parulian Siagian. 

Sanksi Tegas Mulai Bagi Pelanggar PPKM Darurat Kota Medan

Sosialisasi PPKM Darurat di Medan berakhir hari ini Rabu, (14/7). Mulai besok tindakan tegas akan dilakukan kepada setiap pelanggar. 

“PPKM Darurat kami lakukan untuk membuat masyarakat lebih disiplin lagi untuk menerapkan protokol kesehatan 5M khususnya dalam mengurangi mobilitas masyarakat," kata Bobby Nasution usai menghadiri pembukaan kegiatan vaksinasi massal bagi para pelajar di SMP Negeri 11 Medan, Rabu (14/7).

Prokes 5M yang dimaksudkannya ialah memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

Sementara itu, Pemerintah Kota Medan yang akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak PPKM Darurat kemungkinan akan diberikan dengan uang tunai, agar dapat langsung dikirimkan ke rekening penerima. Hal ini memang masih dalam tahap pertimbangan. 

“Kalau kami kirim uang cash, mereka belanjanya ini harus dipikirkan. Hari ini kami kirim, besok berbondong-bondong belanja hingga menimbulkan kerumunan," ucap Bobby

Warga dari luar kota Medan diharapkan juga untuk tidak berkunjung ke Kota Medan, agar penularan tidak beralanjut ke daerah lain. 

Satuan Tugas Penanggulangan dan Percepatan Covid-19 Kota Tebing Tinggi juga menganjurkan hal yang sama. 

“Cegah menularan Covid-19, warga Tebing Tinggi untuk sementara jangan melakukan perjalanan ke Medan," ucap Juru bicara gugus tugas penanganan dan percepatan Covid-19 Kota Tebing Tinggi, Dedi Parulian Siagian. 

Tag : #kesehatan   

Baca Juga