Ilustrasi

Tips Blokir SMS Pinjaman Online dan Penipuan yang Mengganggu

Wanovy | Teknologi | 04-10-2021

Saat ini hampir tidak ada pemilik ponsel yang tidak menerima "teror" pesan SMS spam berisi penawaran pinjaman atau SMS penipuan dengan iming-iming hadiah atau lowongan pekerjaan.

Jika dihitung ada setidaknya 1 buah, bahkan 10 buah SMS semacam itu masuk ke kotak masuk inbox handphone kita.

Biasanya SMS tersebut dikirim dengan embel-embel kata, yakni "pinjaman","proses mudah","cepat cair", dan disambung dana pinjaman yang bisa sampai ratusan juta rupiah.

Selain menyita memori, pesan teks spam kemungkinan besar mencoba menipu atau mengakses informasi pribadi.

Sebagian besar pesan teks spam tidak datang dari telepon lain. Pesan tersebut sering kali berasal dari komputer dan dikirimkan ke ponsel targetnya, tanpa biaya ke pengirim, melalui alamat email atau akun perpesanan instan.

Berikut hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam menangani teks spam dan cara menghentikan teks spam untuk selamanya.

1. Jangan Langsung Membalas

Jangan membalas pesan teks spam secara langsung, sebab hal ini membuat pelaku spam mengetahui bahwa nomor Anda asli.

Apa yang terjadi selanjutnya? Mereka dapat menjual nomor telepon Anda ke pengirim spam lain yang mungkin membombardir Anda dengan janji hadiah gratis dan penawaran produk.

2. Jangan Klik Tautan Apapun Dalam Pesan Teks

Jika Anda sembarangan mengklik tautan yang dikirim oleh pesan teks yang tidak jelas bisa jadi link tersebut berisi virus yang bisa mengungkap informasi pribadi Anda. Situs yang dikirimkan biasanya akan berisi tautan yang akan menuju suatu blog yang akan kelihatan seperti profesional.

Virus juga akan membuat memori pada ponsel berkurang dan akan membuat ponsel menjadi i Setelah spammer mendapatkan informasi Anda, mereka akan menjual kepada phak yang bisa menggunakaninformasi tersebut secara tidak bertanggung jawab.

Virus biasanya juga akan membuat tagihan pada ponsel kita semakin meningkat. Biasanya pesan teks yang akan dikirim akan dikenakan biaya pengiriman dari operator.

3. Tinjau Tagihan Ponsel Secara Teratur

Agar lebih aman anda perlu memerhatikan setiap tagihan yang akan anda bayarkan dan pastikan jumlahnya benar. Jika tagihan tidak sesuai, hubungi perusahaan telepon dan cari tahu apakah Anda menerima atau mengirim pesan spam dari ponsel Anda.

Apabila Anda menggunakan nomor pra bayar periksa jumlah penggunaan pulsa atau data dan cek apabila terdapat anomali atau keanehan.

4. Perlakukan Informasi Pribadi Seperti Uang

Saat ini banyak pesan teks yang beredar yang meminta untuk memberikan informasi pribadi. Contohnya mengharuskan Anda memberikan informasi tentang berapa banyak uang yang anda miliki, berapa banyak Anda berutang ke bank, nomor induk kependudukan atau rincian kartu kredit.

Sebagian besar perusahaan yang sah tidak meminta informasi pribadi seperti kata sandi, detail akun, dan detail pribadi lainnya melalui pesan teks.

Agar lebih aman Anda harus memverifikasi apakah permintaan tersebut sudah sesuai dengan perusahaan yang bersangkutan. Jangan pernah menghubungi nomor yang mengirim pesan teks.

5. Periksa Pengaturan Telepon

Pada ponsel yang anda miliki biasanya sudah memiliki pengaturan bawaan untuk bisa memblokir panggilan dan pesan teks tertentu.

Biasanya pada ponsel Android hanya tinggal mengklik titik tiga dikanan atas. Klik dan pilih “Orang” dan “Opsi”. Selanjutnya, pilih “Blokir” untuk berhenti menerima pesan teks spam dari nomor tersebut.

Untuk iPhone, klik “i” di sudut kanan atas pesan teks spam. Selanjutnya, klik pada nomor dan pilih “Blokir”.

6. Pakai Aplikasi Pemblokir

Terdapat sejumlah layanan aplikasi pihak ketiga yang bisa digunakan untuk memblokir SMS spam.

Berikut beberapa aplikasi yang bisa Anda gunakan: Nomorobo, Hiya, Robokiller, YouMail, Truecaller, dan TrapCall, seperti dikutip dari Norton.

7. Laporkan ke Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) membuka layanan aduan nomor telepon yang ,melakukan penipuan atau dianggap menyebar pesan sampah (spam) dan meresahkan.

Pelanggan yang merasa mendapat SMS dan telepon penipuan bisa mengadukan nomor tersebut ke akun Twitter @aduanBRTI. Setelah diadukan, nomor tersebut akan diblokir oleh BRTI.

Layanan SMS atau telepon yang dapat diadukan adalah pesan yang tidak dikehendaki seperti permintaan untuk segera mengurus pembayaran atau transaksi tertentu, permintaan untuk mentransfer uang, pemberitahuan bahwa Anda menjadi pemenang kuis atau undian tertentu.

Tag : #teknologi    #tips    #trik    #sms    #spam    #scam   

Baca Juga