Warga Tebing Tinggi Keluhkan Air PDAM Tak Mengalir, Dirut: Ada Kebocoran Pipa 

Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bulian Kota Tebing Tinggi, Khoiruddin Hasibuan mengakui ada gangguan saat pendistribusian air di Kelurahan Mekar Sentosa dan sekitarnya. (Foto: PARBOABOA/Ansori)

PARBOABOA, Tebing Tinggi - Warga di Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bulian tidak mengalir atau mati.

Salah seorang warga Yanti (53) mengatakan, bahwa air PDAM Tirta Bulian tidak mengalir atau mati sejak Sabtu (6/5/2023).

“Tadi malam uda (sudah) mulai hidup airnya. cuman ya gitu, hidupnya tengah-tengah malam. Kayak mana mau nampung air tengah malam. Orang-orang uda pada tidur lah,” katanya kepada Parboaboa, Rabu (10/5/2023).

Bahkan, lanjut Yanti, ia terpaksa meminta air kepada tetangga yang memakai sumur gali atau sumur pompa untuk mandi.

“Kadang beli air galon juga untuk nyuci dan masak, karena tidak enak juga sama tetangga terus-terusan minta air,” sebutnya.

Selain sering mati, air dari PDAM Tirta Bulian juga tidak layak dikonsumsi, karena air berwarna kecoklatan dan bau.

“Waktu pertengahan bulan puasa itu sempat parah kali mati airnya. Pas sudah hidup, airnya kotor dan bau,” keluh Yanti.

Keluhan yang sama juga disampaikan Siska Anggraini (47). Ia bahkan harus membeli air galon setiap hari untuk keperluan memasak dan mencuci.

“Saya berjualan di rumah, pastinya selalu menggunakan air. Makanya saya terpaksa harus membeli enam galon per hari untuk  masak dan nyuci,” keluhnya.

Siska berharap, aliran air PDAM Tirta Bulian bisa mengalir kembali dengan normal, sehingga dirinya tidak kesusahan dalam berjualan.

“Tolong lah bilangin sama orang PDAM itu, kami kesusahan di sini karena air mati. Saya pedagang makanan pastinya butuh air untuk memasak,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bulian Kota Tebing Tinggi, Khoiruddin Hasibuan mengakui ada gangguan saat pendistribusian air di Kelurahan Mekar Sentosa dan sekitarnya.

Gangguan tersebut karena ada kebocoran di pipa transmisi di Jalan Ir. H. Juanda.

“Kami menyadari bahwa hal ini dapat mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pelanggan. Oleh karena itu kami mengucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ujarnya.

Khoiruddin menyebut, PDAM Tirta Bulian juga telah mengganti pipa yang bocor tadi dengan pipa yang baru.

“Pipa tadi sudah kita potong dan bersihkan, lalu menggantinya dengan pipa yang baru. Alhamdulillah telah selesai pengerjaannya. Sekarang air sudah jalan, tapi masih belum lancar,” pungkas dia.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS