Edy Rahmayadi Tanggapi Somasi Coki Aritonang (JPNN.COM)

Choki Aritonang Dapat Surat Jawaban Somasi dari Pemprov

Sarah | Daerah | 08-01-2022

PARBOABOA, Medan - Perselisihan antara Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dengan pelatih biliar Choki Aritonang tampaknya mulai mencair, Kamis (6/1/2022).

Dikabarkan, Pemprov Sumut ajak Choki untuk tabayun menyikapi perselisihan yang terjadi antara dirinya dengan Edy. Pengacara Choki, Gumilar Aditya, mengatakan pihak mereka telah menerima surat balasan atas somasi yang sudah dilayangkan kepada Edy. Dan surat balasan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Biro Hukum Pemprov Sumut Dwi Aries Sudarto.

"Sudah (terima surat jawaban somasi). Intinya menyelesaikan persoalan secara tabayun," kata Gumilar, Jumat (7/1/2022).

Namun, Gumilar belum menjelaskan kelanjutan yang akan mereka ambil setelah surat itu diterima. Dia mengatakan pihaknya menunggu langkah dari Pemprov Sumut.

"Kami serahkan kepada pihak Gubernur terkait bagaimana konsep tabayunnya," jelasnya.

Pengacara Choki lainnya, Teguh Syuhada Lubis, menyebutkan surat yang baru saja mereka terima itu merupakan jawaban dari somasi yang telah mereka layangkan. Surat tersebut mereka terima setelah pihaknya membuat laporan ke polisi.

"Itu setelah lapor masuk surat yang isinya tabayun dan meminta agar persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan, dari Biro Hukum," ucap Teguh.

Sebelumnya, Edy Rahmayadi kembali menjadi sorotan publik karena menjewer pelatih biliar Khoiruddin Aritonang.

Insiden itu terjadi saat acara pemberian tali asih bagi atlet dan pelatih PON XX Papua, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Senin (27/12/2021). Video detik-detik Edy menjewer Choki viral di media sosial.

Tag : #pelatih biliar    #choki aritonang    #tabayun    #pemprov    #gubernur sumut    #edy rahmayadi    #daerah   

Baca Juga