9 Fakta Menarik Oarfish, Kerap Disebut Ikan Pendeteksi Gempa Bumi!

Ikan Oarfish (Foto: alamyimages)

PARBOABOA – Di dalam luasnya samudera yang penuh misteri, tersembunyi makhluk ajaib yang mengundang rasa penasaran.

Salah satunya adalah ikan oarfish, yang menarik perhatian dengan ukuran tubuh yang luar biasa panjang dan penampilan yang mencolok.

Famili Oarfish, atau juga dikenal sebagai ikan oar, tergolong dalam kelompok Regalecidae. Biasanya, ikan oarfish dapat ditemukan mulai dari zona laut sedang hingga tropis, namun penampakannya jarang terjadi.

Namun demikian, ikan ini telah menjadi bagian dari berbagai mitos dan kisah legendaris sepanjang masa.

Tetapi, yang semakin menambah daya tarik ikan oarfish adalah julukannya sebagai "ikan pendeteksi gempa Bumi".

Pertanyaannya adalah, mengapa hal ini terjadi? Kali ini, Parboaboa akan membawa Anda untuk menjelajahi sembilan fakta menarik mengenai ikan oarfish.

Dan mari kita cari tahu apakah mitos tentang kemampuannya sebagai pendeteksi gempa Bumi memiliki dasar yang kuat. Yuk, simak fakta-faktanya di bawah ini!

1. Kerap Dikaitkan dengan Legenda Monster Laut

Monster laut (Foto: Wikipedia)

Fakta menarik oarfish yang pertama adalah sering dikaitkan dengan legenda monster laut. Ikan oar ini telah menjadi subjek legenda dan kisah monster laut sejak dulu.

Bentuknya yang unik dan besar membuatnya terlihat seperti makhluk misterius dan menakutkan di kedalaman laut. 

Masyarakat di berbagai budaya seringkali mengaitkan penampakan ikan oar dengan keberadaan ular laut raksasa atau monster laut yang ada dalam cerita rakyat dan mitologi.

Meskipun seekor ikan oar mungkin terlihat seperti monster laut yang menakutkan, namun para ilmuwan menyatakan bahwa ikan ini tidak membahayakan manusia atau pelaut. Di Jepang, ikan ini telah lama menjadi bagian dari cerita rakyat. 

Varietas oarfish yang lebih ramping (Regalecus russelii), lebih kecil daripada ikan oar raksasa, dikenal sebagai "Utusan dari Istana Dewa Laut" di negara tersebut.

2. Ikan Bertulang Paling Panjang di Dunia

Ikan bertulang paling panjang di dunia (Foto: Instagram/@bdoutdoorsdotcom)

Fakta menarik oarfish lainnya adalah mereka termasuk ikan bertulang paling Panjang di dunia. Beberapa laporan mencatat bahwa panjang ikan oarfish ini mencapai 50 kaki atau sekitar 15,24 meter, dan dengan berat 600 pon atau sekitar 272 kg. 

Ikan ini kerap mendapatkan julukan sebagai ikan pita. hal ini karena mereka memiliki bentuk tubuh yang berkelok-kelok. 

Dilansir dari nationalgeographic.com, tak seperti kebanyakan ikan bertulang lain, ikan oar tidak memiliki sisik, Sebaliknya, mereka memiliki lapisan kulit dari bahan yang disebut dengan guanin.

Walaupun mereka beradaptasi untuk bertahan hidup di bawah tekanan tinggi kedalaman laut pada permukaan laut kulit mereka tergolong lembut dan cukup mudah rusak.

3. Tinggal di Kedalaman Laut Misterius

Ikan oar dikenal sebagai penduduk samudera dalam, hidup di kedalaman laut yang sangat besar, biasanya di zona batipelagik.

Oarfish hidup di kedalaman sekitar 200 hingga 1000 meter di bawah permukaan laut, membuat mereka sulit dijangkau dan dijelajahi oleh manusia.

4. Predator Mikroorganisme Laut

Predator mikroorganisme laut (Foto: Instagram/@wills.animal.facts)

Fakta oarfish selanjutnya adalah pemakan mikroorganisme laut. Meski memiliki tubuh yang tergolong besar dan terlihat seperti monster ternyata ikan ini hanya memakan spesies hewan laut kecil seperti udang,cumi zooplankton, hingga ubur-ubur, lho.

Alasan hewan ini hanya memakan hewan laut lain yang berukuran kecil adalah karena mereka tidak memiliki gigi yang jelas terlihat.

Selain berfungsi untuk mengunyah, gigi yang terlihat dengan jelas pada ikan oar juga memiliki peran lain yang cukup menarik, yaitu untuk mengintimidasi predator. Tidak mengherankan jika ikan ini sering kali menjadi mangsa bagi ikan-ikan hiu yang berukuran lebih besar darinya.

5. Oarfish Kerap Kali Muncul Saat Terjadi Bencana di Berbagai Negara

Pada 2011, Jepang mengalami gempa bumi berkekuatan 9,0 SR yang disusul oleh tsunami setinggi 10 meter, menghancurkan banyak kota di sana. Sebelum bencana itu terjadi, beberapa nelayan menemukan sekelompok ikan oar yang terdampar dan terjebak dalam jaring mereka.

Tak hanya itu, ikan oar juga muncul di pantai Mindanao, Filipina, sebelum terjadi gempa bumi berkekuatan 6,7 SR pada tahun 2017 yang mengguncang daerah tersebut. Kemudian, saat terjadi gempa bumi di Palu beberapa waktu lalu, ikan ini juga terlihat di perairan laut Majene, Sulawesi Barat.

6. Dijuluki sebagai "Messengers of the Sea God"

Ikan oarfish (Foto: wikipedia)

Fakta menarik Oarfish yang satu ini sudah ada sejak lama, selama bertahun-tahun, ikan oar memang selalu dihubungkan dengan keberadaan bencana alam. Bahkan, ada sebutan "Messengers of The Sea God" yang melekat padanya karena banyak yang percaya bahwa kemunculannya adalah pertanda datangnya bencana seperti gempa bumi atau tsunami.

Di Jepang, beredar mitos yang menyatakan bahwa jika ikan oar terdampar dalam jumlah besar di laut, maka akan ada bencana alam yang akan terjadi di wilayah tersebut. Tetapi ingat, semua ini masih merupakan mitos, dan tidak memiliki dasar ilmiah yang kuat.

7. Pertanda Upwelling

Banyak ahli kelautan yang sepakat bahwa munculnya ikan oar sama sekali tak berkaitan dengan bencana alam, seperti gempa bumi dan tsunami.

Penelitian ilmiah telah mengungkapkan bahwa kemunculan ikan oar di permukaan laut berhubungan dengan fenomena upwelling. Upwelling adalah proses di mana air laut yang lebih dingin dan berat mengalir ke atas dari dasar laut.

Dalam proses ini, tercipta arus yang mendorong banyak hewan laut, termasuk ikan dari laut dalam, naik ke permukaan laut. Oleh karena itu, jika kita melihat ikan oar atau ikan-ikan laut dalam lainnya di dekat permukaan, tidak selalu berarti ada gempa bumi yang akan terjadi.

Penting untuk menyadari bahwa peristiwa alam seperti gempa bumi dan tsunami memiliki penyebab yang kompleks dan tidak dapat diprediksi dengan mengandalkan kemunculan ikan tertentu. Fenomena upwelling merupakan salah satu contoh alami dari interaksi laut yang menarik dan menyebabkan migrasi ikan dari kedalaman laut ke permukaan.

8. Biasanya Muncul ke Permukaan dalam Kondisi Mati

Ikan oarfish muncul ke permukaan (Foto: iStock)

Fakta Oarfish selanjutnya adalah ikan biasanya muncul ke permukaan dalam kondisi mati.

Oarfish adalah ikan yang berhabitat di dasar laut.Oleh karena itu, manusia membutuhkan peralatan menyelam  yang memadai untuk menemukan habitatnya langsung. 

Biasanya, ikan ini hanya akan muncul di permukaan dalam keadaan lemas atau sudah mati dan akhirnya terdampar di pinggir pantai.

9. Rasa Ikannya seperti Lem

Tak banyak yang diketahui tentang status konservasi oarfish raksasa. Hal ini karena memang ikan ini jarang diamati hidup-hidup. Lalu bagaimana dengan rasa ikan oar ini?

Ikan oar bukan menjadi sasaran utama penangkapan nelayan. Bagi mereka yang sudah pernah coba memakan ikan ini menyebutkan bahwa rasa dari daging ikan ini sangat lembek serta lengket seperti lem.

Dengan segala fakta menarik ikan oarfish tersebut, mengingat betapa luasnya keajaiban alam yang sepenuhnya belum diketahui, serta mengingatkan akan pentingnya terus menjaga dan memelihara ekosistem laut.

Keberadaan ikan oarfish sebagai bagian dari keragaman hayati laut menjadi cerminan dari kompleksitas dan kerentanan ekosistem bawah air yang masih banyak misterinya. 

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS