Menjelang Nataru, Harga Beras di Pematang Siantar Naik

Menjelang Nataru, Harga Beras Naik. Gudang beras di Jalan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Pematang Siantar, Sumatra Utara(Foto : Parboaboa/Halima)

PARBOABOA, Pematang Siantar - Salah satu pemilik gudang beras di Jalan Simarito, Kecamatan Siantar Barat, Pematang Siantar, Sumatra Utara, Ayu Azhari Damanik (29) mengatakan, harga beras sudah naik sejak pertengahan November 2022.

“Harga beras naik mulai tanggal 21 November hingga sekarang untuk semua jenis berasnya. Naiknya mencapai Rp500 perkilogram,” ucapnya kepada parboaboa, Senin (12/12/2022).

Ayu menjelaskan, beras yang mengalami kenaikan jenis Matahari, awalnya hanya Rp126 ribu per 10 kilogram (kg) sudah naik menjadi Rp131 ribu.

“Itu semua tergantung kantong dari setiap orang sih, tapi biasanya kalo daerah Siantar ini memilih jenis beras yang premium,” katanya.

Ayu mengaku, naiknya harga beras, membuat omzetnya hingga berkurang 50 persen dari biasanya. Pembeli juga banyak yang mengeluh. Apalagi semenjak dikeluarkannya bantuan dari pemerintah membuat dagangan Ayu turun drastis.

“Hampir rata-rata pembeli mengeluh, karena naiknya harga semua bahan pokok hampir serentak. Palingan dari kita hanya menjelaskan kepada konsumen masalah kenaikan harga

beras ini naik dari sananya. Nggak mungkin juga kan kita jual rugi. Ditambah, untuk ongkos sendiri pun sudah mencapai Rp4 juta,” ucapnya.

Ayu mengatakan, dia sebagai pedagang tidak tahu kapan harga beras akan turun.

“Kalau untuk harga beras turun, Desember dan Januari 2023 kemungkinan tidak akan turun.

Nggak tahu kalo di Februari yaa, karena jarang biasanya turun, kalo naik sudah pasti,” katanya.

Tim parboaboa juga telah bertanya ke salah satu warga Pematang Siantar yang berpenduduk di wilayah Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, Lilis (56). 

Lilis mengutarakan keluhannya atas harga beras yang meningkat. “Iya, harga beras naik. Capek lah, apa-apa semua naik, mending kalau saya dapat bantuan. Ini saya tidak dapat bantuan sama sekali dari pemerintah. Mau ngeluh ya bagaimana, mau nggak mau terpaksa jalani saja apa yang di tetapkan pemerintah,” ucapnya.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS