Ilustrasi batuk pada anak (Tokopedia)

Jangan Sepele! Berikut Ini Ciri-Ciri dan Jenis TBC Pada Anak

Dimas | Kesehatan | 23-03-2022

PARBOABOA - Tuberkulosis atau TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberkulosis. Tidak hanya menyerang orang dewasa, TBC juga dapat terjadi pada anak.

Sekitar 10-15 persen kasus TBC di Indonesia terjadi pada anak berusia 0-14 tahun.

Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru. Namun, tidak menutup kemungkinan bakteri penyebab TBC menyerang organ lain di luar paru-paru, seperti tulang, selaput otak, kelenjar getah bening, mata, ginjal, jantung, hati, usus, serta kulit.

Sangat penting mengenali ciri-ciri TBC pada anak. Sebab, TBC pada anak memiliki gejala yang sangat tidak spesifik yang kerap memiliki gejala yang hampir sama dengan beberapa masalah kesehatan lainnya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan para orang tua tentang masalah kesehatan ini, kenali beberapa ciri-ciri umum TBC pada anak.

Ciri-Ciri Umum TBC Pada Anak

Menurut Kementerian Kesehatan, ada beberapa tanda TBC pada anak secara umum, yakni:

- Demam lebih dari dua minggu

Pengidap TBC pada anak biasanya juga merasakan demam berkepanjangan atau sering demam tanpa sebab jelas. Demam terkait TBC biasanya suhu tubuh anak tidak terlalu tinggi.

- Batuk berkepanjangan

Batuk berkepanjangan juga bisa jadi gejala TBC pada anak. Batuk ciri-ciri TBC biasanya berupa batuk yang tidak pernah reda atau intensitasnya semakin lama semakin parah. Biasanya, batuk tanda TBC juga tidak sembuh setelah diberi obat penghilang batuk atau obat lainnya.

- Badan lemas

Anak dengan TBC biasanya kurang aktif bermain dan tampak lesu terus-menerus.

- Berkeringat di malam hari

Kalau hanya berkeringat di malam hari saja, ada kemungkinan anak tidak mengidap TBC. Tapi, orangtua patut curiga apabila anak yang sering berkeringat di malam hari disertai gejala TBC yang sudah dijabarkan di atas.

Jenis-Jenis TBC Pada Anak dan Gejala yang Ditimbulkan  

1. TBC kelenjar pada anak

Untuk penyakit TBC ekstra paru atau di luar paru, biasanya juga memiliki tanda penyakit yang khas, tergantung organ yang terinfeksi kuman TBC.

Selain tanda TBC umum pada anak di atas, TBC kelenjar pada anak juga menyebabkan gejala seperti:

- Muncul benjolan di daerah leher

- Kelenjar getang bening bengkak tapi tidak nyeri, teraba kenyal, jumlah yang bengkak banyak dan terkadang sampai saling melekat

- Ukuran kelenjar getah bening yang bengkak lebih dari dua centimeter

2. TBC Sistem saraf pusat

Untuk gejala TBC yang menyerang saraf pusat anak, gejala yang muncul di luar tanda TBC umum tergantung bagian saraf otak yang terdampak, seperti:

- Munculnya benjolan atau tumor di otak

- Kejang

- Penurunan kesadaran

3. TBC Tulang

Untuk tanda TBC tulang pada anak, penderita biasanya merasakan gejala TBC pada anak secara umum di atas. Selain itu, anak juga merasakan tanda penyakit sesuai bagian tubuh yang terinfeksi kuman penyebab TBC, seperti:

- Tulang belakang tampak menonjol

- Pincang atau gangguan berjalan karena ada peradangan di daerah panggul

- Lutut tiba-tiba bengkak tanpa sebab jelas sampai susah berjalan

- Peradangan pada tulang kaki dan tangan, sehingga tangan atau kaki tampak bengkak padahal anak tidak cedera atau jatuh.

4. TBC mata

Untuk penyakit TBC yang menyerang mata, anak biasanya merasakan tanda-tanda TBC secara umum di atas dan  ditambah gejala:

- Mata merah

- Muncul luka atau benjolan seperti tumor di mata

5. TBC kulit

Untuk tanda TBC kulit pada anak, penderita biasanya merasakan gejala TBC pada anak secara umum di atas ditambah munculnya borok atau luka bernanah di kulit.

Itulah beberapa informasi ciri-ciri dan jenis TBC pada anak. Apabila mendapati ciri-ciri TBC pada anak di atas, ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Tag : #tbc    #tbc pada anak    #kesehatan    #batuk    #bakteri    

Baca Juga