Komentar Warga soal Perbaikan Jalan di Pematang Siantar, Dinas PUPR: Kami Tak Tutup Mata!

Kondisi ruas Jalan Rakkuta Sembiring di Kelurahan Pondok Sayur, Siantar Martoba rusak parah dan berlubang sehingga membahayakan pengendara yang melintas. (Foto: PARBOABOA/Putra Purba)

PARBOABOA, Pematang Siantar - Masyarakat Kota Pematang Siantar menyoroti pelaksanaan perbaikan jalan, seperti rehabilitasi dan perawatan di beberapa ruas jalan yang tak kunjung dikerjakan rekanan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Salah satunya di Jalan Pane, Pematang Siantar yang terbengkalai selama hampir 2 bulan.

"Beberapa bulan ini pemborong proyeknya tidak ada nampak untuk mengerjakan perawatan dan banyak juga terjadi kecelakaan di Jalan Pane ini. Sudah ada 2 bulan," kata Sugiran (67), seorang supir taksi kepada PARBOABOA, Rabu (30/8/2023).

Padahal, menurut Warga Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara ini Jalan Pane menjadi pilihan masyarakat untuk menghindari kemacetan dari pusat kota Pematang Siantar.

"Sekarang ramai kali di sini lewat karena ini menjadi akses ke Simpang Dua. Jadi jalan potong dari Jalan Sutomo sebagai pusat kota pas di jam sibuk,  belum lagi dekat sekolah juga kan, namun perbaikannya saja tidak ada, bukan hanya di Jalan Pane ini yang rusak, masih banyak ruas jalan yang rusak,"  kata Sugiran.

Ia mengimbau dinas terkait segera memperbaiki dan melanjutkan pelaksanaan proyek rehabilitasi di sejumlah ruas jalan di Kota Pematang Siantar.

"Seharusnya lebih cepat pengerjaan lebih bagus, jangan ditunggu-tunggu pengerjaannya, belum lagi kalau memang anggaran itu sudah ada, jangan ditahan di bank, untuk mengambil bunganya, lalu bunganya itu dimasukkan ke kantong pribadi dan dikerjakan waktu mepet di akhir tahun," kesal Sugiran.

Warga lainnya, R. Bakkara (45), juga menyayangkan banyaknya perawatan dan rehabilitasi jalan di Pematang Siantar yang hanya dilakukan secara tambal sulam.

"Kalaulah jalan berlubang tersebut diupayakan pemerintah dengan tindakan tambal sulam, berarti sama saja, ujung-ujungnya akan rusak lagi. Belum lagi kerusakan yang sekarang tidak dilakukan perbaikan, apakah nunggu ada korban dulu, baru dibetulkan?" tanyanya.

Kondisi ruas Jalan Pane di Kelurahan Tomuan, Siantar Timur yang proses perbaikannya terbengkalai hingga dua bulan. (Foto: PARBOABOA/Putra Purba) 

Warga Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari ini mengatakan, jalan yang diperbaiki secara tambal sulam akan cepat rusak.

"Pasalnya jalan ini, merupakan jalan strategis dan menjadi akses bagi masyarakat setempat, namun mengalami kerusakan, jadi kendaraan tidak bisa lewat. Roda perekonomian dan aktivitas warga juga terganggu," timpal Bakkara.

Pemko Pematang Siantar, kata Bakkara, harus segera memperbaiki jalan yang rusak tersebut.

"Masyarakat hanya bisa menunggu, sebab kalau berkoar-koar, pasti tidak didengar dan tidak dilakukan perbaikan jalan. Sama aja, jadi sia-sia," tutupnya.

Pantauan PARBOABOA di ruas Jalan Pane, Jalan Merdeka, Jalan Soa Sio, Jalan Karo, Jalan Sisingamangaraja dekat Perumahan Rindam Kelurahan Setia Negara dan di Jalan Kelapa Dua Kelurahan Proklamasi, Jalan Rakutta Sembiring, serta Jalan Pendeta Justin Sihombing belum diperbaiki.

Kondisi jalan tersebut saat ini semakin parah. Beberapa lubang cukup besar menganga dan berpotensi membuat pengendara mengalami kecelakaan jika tidak berhati-hati.

Menanggapi keluhan masyarakat, Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR Pematang Siantar, Sofian Purba mengaku telah menegur rekanan yang memiliki banyak alasan dan tidak mengerjakan proyek rehabilitasi jalan.

"Kita (PUPR) sudah tegur rekanan untuk segera memperbaiki dan melanjutkan perawatan jalan setiap hari, alasannya selalu menunggu barang masuk maupun kondisi yang musim hujan," ujarnya melalui sambungan telepon kepada PARBOABOA, Rabu (30/8/2023).

Purba menjelaskan, Dinas PUPR berupaya agar perbaikan selesai sesuai jadwal pelaksanaan.

"Diupayakan selesai sebelum akhir tahun sesuai perencanaan, ini akan tetap dalam pengawasan kami dan tetap berkomunikasi dengan pihak rekanan agar menyelesaikan secepatnya," ungkapnya.

Dinas PUPR Pematang Siantar, lanjut Purba, telah banyak menampung keluhan masyarakat agar segera memperbaiki jalan dan tidak menutup mata akan keluhan tersebut.

"Kita (PUPR) juga sudah menampung keluhan masyarakat, dan tetap kami tidak biarkan dan tutup mata akan hal itu, atas ruas jalan kelurahan maupun kecamatan lain yang vital dan luput dari perhatian pemerintah selama ini," imbuhnya.

Editor: Kurniati
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS