Ada Dugaan Tebang Pilih, Mahasiswa Desak Copot Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar

Puluhan mahasiswa menggelar aksi menuntut Kasat Narkoba Polres Pematang Siantar dicopot, buntut maraknya peredaran bisnis narkoba di kota itu. (Foto: PARBOABOA/Putra Purba)

PARBOABOA, Pematang Siantar - Puluhan massa aksi dari gabungan kelompok mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Polres Pematang Siantar, Kamis (7/9/2023).

Mereka menuntut agar Kepala Satuan (Kasat) Narkoba di Polres Pematang Siantar dicopot, buntut maraknya peredaran bisnis narkoba di kota itu.

"Segera tangkap dan bongkar jaringan bisnis peredaran narkoba yang ada di Kota Pematang Siantar secara utuh sampai ke akar-akarnya. Kalau perlu evaluasi dan copot Kasat Narkoba, AKP Rudi Panjaitan dari jabatannya," tegas penanggung jawab aksi unjuk rasa, Bill Fatah Nasution, kepada PARBOABOA, Kamis (7/9/2023).

Fatah menegaskan, aksi yang mereka lakukan itu sebagai bentuk kepedulian terhadap generasi muda, khususnya Kota Pematang Siantar akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Ia menyebut, Polres Pematang Siantar melakukan tebang pilih setelah temuan peredaran narkoba yang diduga dinakhodai UH yang berlokasi di Bangsal, belakang Pasar Horas yang tak kunjung ditangkap Satnarkoba Polres Pematang Siantar.

"Seharusnya tidak tebang pilih dalam pemberantasan jaringan bisnis narkoba di Pematang Siantar, tangkap bandarnya jangan hanya menangkap penggunanya saja, salah satunya dengan ditemukannya peredaran narkoba yang diduga dinahkodai UH yang berlokasi di Bangsal yang bertepatan di belakang Pasar Horas," jelasnya.

Massa aksi kemudian memberikan waktu seminggu kepada Satnarkoba Polres Pematang Siantar untuk menangkap pelaku peredaran narkoba dan meminimalisir peredaran narkoba yang semakin masif.

"Kami juga meminta dan memberikan ultimatum waktu 7 hari ke depan untuk melakukan penangkapan narkoba, bila tidak ada, aksi massa akan datang lagi melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak lagi," tegas Bill Fatah Nasution.

Sementara itu, Staf Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polres Pematang Siantar, Junias B. Simbolon mengaku akan mempelajari dan menyerahkan dari laporan massa aksi kepada atasannya dan Kapolres Pematang Siantar.

"Untuk saat ini Pak Kapolres dan Humas sedang melakukan Zoom, namun tetap akan tindaklanjuti dari permohonan mahasiswa yang aksi hari ini," singkatnya.

PARBOABOA juga mencoba mengkonfirmasi Kepala Satuan Narkoba Polres Pematang Siantar, AKP Rudi Panjaitan terkait laporan mahasiswa itu. Namun yang bersangkutan enggan merespon dan memberikannya kepada PARBOABOA.

Editor: Kurniati
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS