Ilustrasi

Pengumuman! Pesan WhatsApp Hanya Bisa Diteruskan Sekali

Wanovy | Teknologi | 12-03-2022

PARBOABOA - WhatsApp membuat kebijakan baru yang membatasi pengguna berkirim pesan. Mulai hari ini, pesan hanya bisa diteruskan ke satu percakapan dalam satu waktu.

Perusahaan pengembang aplikasi percakapan asal Amerika Serikat (AS) itu menilai, pesan yang dikirim berkali-kali bersifat kurang personal.

“Apakah meneruskan pesan selalu bermakna buruk? Tentu tidak,” kata WhatsApp dalam pernyataan resminya, Selasa (7/4).

WhatsApp mengatakan dalam beberapa minggu terakhir pihaknya telah melihat adanya jumlah forward pesan yang meningkat signifikan dan berdasarkan laporan pengguna jumlah tersebut terasa terlalu banyak dan berkontribusi terhadap penyebarani informasi yang salah.

"Kami percaya akan pentingnya memperlambat penyebaran pesan seperti itu untuk menjaga agar WhatsApp tetap menjadi tempat berlangsungnya percakapan pribadi," ujar WhatsApp dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Selasa (7/4/2020).

Selain membatasi pesan terusan, WhatsApp bekerja secara Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lebih dari 20 kementerian kesehatan di seluruh dunia, untuk menghubungkan orang-orang dengan informasi yang akurat.

Lembaga otoritas telah mengirim ratusan juta pesan secara langsung melalui platform ini. Di Indonesia, perusahaan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan chatbot terkait Covid-19.

Pengguna dapat mengirimkan chat ke nomor resmi WhatsApp chatbot Covid-19 di 0811-3339-9000 dan menerima jawaban berupa pilihan informasi terkait pandemi corona.

Layanan chatbot itu dirancang sebagai salah satu kanal resmi pemerintah Indonesia untuk menyediakan sumber informasi akurat terkait virus corona.

"Tim kami terus bekerja keras untuk memastikan WhatsApp tetap memberikan layanan terbaik selama masa pandemi global ini," pungkas mereka.

Belum jelas apa tujuan WhatsApp menguji fitur ini. Namun, ada kemungkinan upaya ini dilakukan perusahaan untuk menangkal penyebaran hoaks atau misinformasi dalam platform-nya.

Tag : #whatsapp    #forwad    #chatbot    #privasi wa   

Baca Juga