Sudinhub Jakarta Barat Angkat Bicara Soal Ketiadaan Lampu Lalu Lintas di Pertigaan Kelurahan Kapuk

Kemacetan panjang yang terjadi di pertigaan jalan Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, menuju arah jalan Peternakan dan Jalan Kapuk Pulo, Senin (09/01/2023). (Foto: Parboaboa/Rendi Ilhami)

PARBOABOA, Jakarta – Suku Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat angkat bicara soal penyediaan lampu lalu lintas (traffic light) untuk mengatasi kemacetan di pertigaan Jalan Kapuk Pos Polisi, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

“Kalau untuk sekarang kepala Suku Dinas perhubungannya dan semua pimpinannya sedang ada rapat diluar, dan laporan yang diterima akan disampaikan ke Kepala kita untuk mengatasi kemacetan yang ada di sana,” ujar salah satu staf Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Barat, Dedi saat ditemui Parboaboa, Jumat (13/01/2023).

Dedi mengakui, kemacetan yang terjadi di pertigaan tersebut tak hanya disebabkan oleh ketiadaan alat pemberi isyarat lalu lintas, namun juga disebabkan oleh ruang jalan yang sempit.

“Jalanannya kenapa macet? Itu karena jalan di sana sempit dan termasuk kawasan industri, kalau ingin mengurangi macet, maka harus dilakukan pelebaran jalan dan PT Industri disana dipindahkan dulu, tapi itu sulit kan, apalagi itu punya swasta harus dijual dulu ke pemerintah baru bisa dijalankan,” kata Dedi.

Berdasarkan pemberitaan Parboaboa sebelumnya, situasi arus lalu lintas di pertigaan Jalan Kapuk Pos Polisi tampak kacau. Pengendara tidak dapat berjalan dengan teratur. Bahkan tidak ada satupun petugas yang berwenang di lokasi untuk sekedar mengurai kemacetan.

Dedi lantas membantah tudingan petugas Dishub tidak ada di lokasi pertigaan Jalan Kapuk Pos Polisi untuk mengatur pengendara.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa untuk pengadaan lampu lalu lintas tidak bisa serta merta dilakukan oleh Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat.

“Kenapa lampu lalu lintas belum ada, itu kita harus buat laporan dulu ke Pusat, dan soal petugas yang berjaga di sana itu pasti ada, jadi jangan dibilang tidak ada,” tambahnya.

Parboaboa juga telah berupaya menemui Ketua Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Agus Irwanto terkait pedagang kaki lima yang berjualan di pinggir jalan Kapuk Pos Polisi yang juga mengakibatkan kemacetan. Namun, yang bersangkutan tidak ada di kantor lantaran sedang mengikuti rapat internal.

Sebelumnya, pengendara yang melintas di pertigaan Jalan Kapuk Pos Polisi mengeluhkan kesemrawutan arus lalu lintas akibat tidak adanya lampu lalu lintas.

“Iya tiap hari lewat sini Mas, macet parah tiap hari. Cuma biasanya gak kayak gini juga. Pengennya sih disediakan traffic light Mas biar teratur,” ucap salah satu pengendara kepada Parboaboa, Senin (09/01/2023).

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS