Penemuan pabrik wine di Israel yang diperkirakan sudah berusia 1500 tahun

Arkeolog Israel Temukan Pabrik Wine Diperkirakan Berusia 1.500 Tahun

rini | Internasional | 12-10-2021

PARBOABOA, Israel - Sekelompok arkeolog Israel menemukan sebuah kompleks produksi anggur yang diperikirakan berusia sekitar 1.500 tahun. Kompleks itu ditemukan di Kota Yamnia, sekitar satu jam perjalanan dari Yerusalem.

Bekas pabrik anggur itu diperkirakan eksis pada masa Kekaisaran Byszantium atau Romawi Timur, abad 4 hingga 5 Masehi.

Bekas kompleks pabrik anggur itu pun disebut-sebut sebagai yang terbesar di dunia, didalamnya terdapat tempat pemerasan anggur, gudang, tempat pembakaran untuk membuat bejana tanah liat, serta puluhan ribu guci penyimpanan anggur.

Para peneliti menyebut kompleks produksi itu dapat menghasilkan sekitar dua juta liter anggur per tahun dan hasil produksi anggur tersebut di ekspor ke sejumlah negara termasuk Eropa.

Jon Seligman, salah satu direktur penggalian, menyebut anggur dari area tersebut dikenal sebagai anggur Gaza, yang mempunyai kualitas yang sangat baik.

“Ini adalah anggur prestisius, anggur putih yang ringan. Itu telah dibawa ke banyak negara di sekitar Laut Mediterania,” kata Seligman kepada Associated Press, dikutip Selasa (12/10).

Menurutunya, anggur dari Yamnia diekspor ke Mesir, Turki, Yunani, dan kemungkinan juga mencapai Italia bagian selatan.

"Ini menjadi sumber nutrisi dan minuman yang aman karena saat itu air sering terkontaminasi bakteri," kata Seligman.

Proyek penggalian kompleks produksi anggur ini telah dilakukan sejak dua tahun lalu sebagai bagian dari upaya pembangunan kota Yamnia.

Rencananya, kementerian Israel akan menjadikan komplek pabrik anggur seluas satu kilometer persegi itu sebagai destinasi wisata baru jika proyek penggalian arkeolog selesai.

Tag : #internasional    #israel    #penemuan    #pabrik wine    #terbesar di dunia    #pabrik tua   

Baca Juga