Pemerintah Bakal Sebar 1,2 Juta Ton Beras Seharga Rp 8.900 di 2023

Perum BULOG akan menyalurkan 1,2 juta ton beras dari CBP secara merata ke seluruh Indonesia dengan harga Rp 8.300-Rp 8.900 per kg sesuai dengan pembagian zonasi. Hal itu berlaku sejak 4 Januari hingga 30 Desember 2022. (Foto: Dok BULOG)

PARBOABOA, Jakarta – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menugaskan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum BULOG) untuk menyalurkan 1,2 juta ton beras dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) secara merata ke seluruh Indonesia.

Penugasan ini resmi diberikan melalui surat yang dikirimkan Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi kepada Direktur Utama Perum BULOG Budi Waseso tentang Petunjuk Pelaksanaan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Beras di Tingkat Konsumen Tahun 2023.

Petunjuk tersebut memuat mekanisme pelaksanaan SPHP beras, antara lain target penyaluran, waktu dan lokasi pelaksanaan, dan harga penjualan. Dalam surat itu dituliskan bahwa penugasan telah berlaku sejak 4 Januari hingga 30 Desember 2022.

"Pelaksanaan SPHP beras akan dilakukan di seluruh Indonesia melalui BULOG dengan target penyaluran minimal 1,2 juta ton atau disesuaikan dengan kondisi pasar," tutur Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi dalam keterangan resmi, Senin (9/1/2023).

Menurutnya, petunjuk pelaksanaan ini merupakan pedoman penting pelaksanaan SPHP beras yang tepat sasaran. Aturan tersebut bakal menjadi landasan BULOG sebagai operator yang ditugaskan Bapanas untuk melaksanakan program SPHP.

Dalam kesempatan itu, Arief juga menjelaskan pelaksanaan operasi pasar bakal menggunakan stok beras di gudang BULOG yang berasal dari pembelian langsung, baik yang dibeli dengan menggunakan harga pembelian pemerintah (HPP), harga fleksibilitas, pengalihan stok komersial, maupun pengadaan dari luar atas penugasan pemerintah.

Operasi pasar bakal dihelat selama Januari-Desember 2023 dengan intensitas pelaksanaan per bulan mengacu kepada perkembangan rata-rata harga beras secara nasional. Data bakal dihimpun dari laporan perangkat daerah.

Melalui program ini, BULOG akan melakukan penyaluran beras dengan harga Rp8.300 sampai Rp8.900 per kg yang disesuaikan dengan pembagian zonasi.

Dalam keterangan tertulis secara terpisah, Arief mengatakan target operasi pasar untuk beras ini dilakukan dengan jumlah 1,2 juta ton. Sementara harga pembelian dari gudang BULOG berkisar Rp 8.300-Rp 8.900 per kg disesuaikan dengan pembagian zonasi.

Untuk wilayah Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Rp 8.300 per kg, wilayah Sumatera kecuali Lampung dan Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Timur dan Kalimantan Rp 8.600/kg, dan wilayah Maluku dan Papua sebesar Rp 8.900/kg.

"Harga tersebut merupakan harga pembelian di gudang BULOG dan berlaku sampai dengan ditetapkannya Peraturan Badan Pangan Nasional yang mengatur tentang kebijakan harga eceran beras. Saat ini penetapan harga eceran menjadi wilayah kerja Badan Pangan Nasional, kita juga sedang lakukan review untuk memperbaharui Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk beras," ujar Arief.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS