Sambut Lebaran, Jalan Tol Sinaksak-Tebing Tinggi Dibuka Secara Fungsional

Gerbang tol Tebing Tinggi dibuka secara fungsional. (Foto: PARBOABOA/Jeff Gultom)

PARBOABOA, Simalungun - Untuk memperlancar arus lalu lintas selama libur lebaran, jalan tol Sinaksak-Tebing Tinggi di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara (Sumut) dibuka secara fungsional.

Itu berarti, untuk beberapa waktu kedepan, rute ini akan menjadi tol fungsional, yaitu jalan bebas hambatan darurat yang dibuka sementara untuk mendukung kelancaran lalu lintas karena situasi tertentu.

Kebijakan ini resmi dibuka pada Kamis, (4/3/2024) mulai pukul 09.00 WIB. Setiap pengendara yang melintas tidak dikenai biaya alias gratis, tetapi wajib melakukan tapping di Gerbang Tol Dolok Merawan atau Gerbang Tol Sinaksak sebelum melakukan perjalanan.

Direktur Utama PT Hutama Marga Waskita, Dindin Solakhuddin mengakui penerapan kebijakan ini untuk mempermudah pergerakan masyarakat selama mudik lebaran tahun 2024.

PT Hutama Marga Waskita sendiri terang dia, telah melakukan koordinasi dengan berbagai instansi, terutama dengan Polda Sumatera Utara dan Pemerintah Daerah (Pemda) terkait.

Koordinasi dilakukan untuk memastikan pengoperasian ruas jalan, kesiapan kerambuan serta kelayakan kondisi jalan, sehingga masyarakat merasa aman saat melintasi jalan tol fungsional tersebut.

Sementara itu, Public Relations PT Hutama Marga Waskita, Sari Rahanti menerangkan, dua ruas jalan tol fungsional yang akan digunakan sepanjang 45 Km.

Pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi kecelakaan dan kejadian tak diinginkan dengan menyiapkan personel patroli, personel derek dan tim medis.   

“Hamawas mempersiapkan 12 personel patroli , 4 personel KSLL, 8 personel rescue, 11 patroli jalan raya, 18 personel derek, dan 4 paramedis serta 11 kendaraan operasi dan layanan,” ungkapnya kepada Parboaboa, Kamis (4/4/2024).

Ia juga meminta kerja sama pengendara agar memperhatikan batas kecepatan maximum kendaraan, yaitu 80 km/jam pada kedua ruas fungsional tersebut dan tetap memperhatikan rambu-rambu lalu lintas di sepanjang jalan tol.

Disisi lain, hal ini merupakan kabar baik bagi Andre, pemuda asal Kecamatan Tanah Jawa, yang mengaku akan pergi ke Medan menemui keluarganya.

“Ini sudah bisa lewat ya mas ? Alhamdulillah ya mas, bagus kalau sudah dibuka jadi bisa menghemat waktu untuk sampai ke tujuan,” ungkapnya kepada Parboaboa, Kamis (4/4/2024).

Bagi dia, kebijakan ini tidak hanya menghemat waktu perjalanan, tetapi juga menghapus pungutan biaya tol, membuat perjalanan pulang tidak lagi dibebani oleh tarif tol.
 
Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2024 sebanyak 19,3 juta orang atau setara 71,7%.

Angka ini mengalami peningkatan dari masa lebaran 2023 di mana pergerakan masyarakat hanya sebesar 123,8 juta orang.

Untuk mendukung potensi yang pergerakan yang tinggi, Kemenhub telah menyiapkan sejumlah langkah strategis mengantisipasi kemacetan dan kendala-kendala lain selama perjalanan.

Antara lain difasilitasi program mudik gratis, pengaturan waktu mudik, rekayasa lalu lintas dan diskon tarif jalan tol.   

Editor: Gregorius Agung
TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS