Sang miliader yang berhasil terbang ke luar angkasa dengan pesawatnya sendiri

Richard Branson Gunakan Pesawatnya Terbang Ke Luar Angkasa

sondang | Internasional | 12-07-2021

Sir Richard Charles Nicholas Branson adalah seorang industrialis asal Inggris, yang dikenal karena telah mendirikan 360 perusahaan di bawah bendera Virgin Group dan dia juga adalah orang terkaya ke-261 menurut daftar orang terkaya 2009 versi Forbes, dengan estimasi kekayaan 2.6 miliar (US$3.9 miliar.


Baru saja ia menunjukkan keberanian nya dengan mengendarai pesawat miliknya untuk terbang ke luar angkasa. Itu membuatnya menjadi orang pertama yang meluncur di pesawat ruang angkasanya sendiri, lebih dulu dari Jeff Bezos sembilan hari. Pesawat luar angkasa yang diberi nama Virgin Galactic membawa Richard Branson mendarat di luar angkasa pada Minggu waktu setempat. Branson menyebut perjalanan ini merupakan pengalaman sekali seumur hidup. "Selamat kepada semua tim kami yang luar biasa di Virgin Galactic selama 17 tahun kerja keras untuk membawa kami sejauh ini," katanya saat siaran langsung setelah meluncur kembali ke Spaceport America di New Mexico.

Pesawat tersebut telah mencapai ketinggian puncak sekitar 53 mil (85 kilometer), di luar batas ruang. Sehingga memungkinkan penumpang untuk mengalami kehilangan bobot dan melihat kelengkungan bumi. Pendaratan terjadi sekitar pukul 09:40 waktu setempat, sekitar satu jam setelah lepas landas. Sebelumnya, pesawat lepas landas secara horizontal dari Space Port, New Mexico sekitar pukul 08:40 waktu setempat dan akan naik sekitar satu jam ke ketinggian 50.000 kaki (15 kilometer).

Kapal induk itu kemudian akan menjatuhkan pesawat luar angkasa bertenaga roket yang disebut VSS Unity, yang akan menyalakan mesinnya dan naik dengan kecepatan 3 Mach di luar jarak 50 mil (80 kilometer) yang membawa dua pilot dan empat penumpang, termasuk Branson. Setelah mesin roket dimatikan, penumpang dapat melepaskan ikatan dan mengalami beberapa menit tanpa bobot, sambil mengagumi kelengkungan Bumi dari 17 jendela kapal. Setelah mencapai ketinggian sekitar 55 mil, kapal akan kembali memasuki bagian tebal atmosfer dan meluncur kembali ke landasan.

Tag : #internasional    #teknologi   

Baca Juga