Sayuran yang dilarang untuk ibu hamil (Dok: grid.id)

6 Jenis Sayuran Yang Dilarang Untuk Ibu Hamil

Rahma | Kesehatan | 20-04-2022

PARBOABOA - Mungkin, selama ini kita menganggap sayuran adalah sumber nutrisi yang paling baik untuk kehamilan. Namun ini tidak berlaku untuk semua orang loh.

Sayur memang mengandung kaya manfaat. Tapi tahukah anda, ada beberapa sayur yang dilarang untuk dikonsumsi oleh ibu hamil loh.

Hal ini disebabkan, karena jenis sayuran ini memiliki beberapa kandungan zat yang apabila salah mengolahnya bisa menyebabkan kontraksi hingga keguguran.

Tentu saja, kondisi tersebut bisa membahayakan ibu dan janin yang dikandung. Selain itu, jenis sayuran ini bisa menjadi sangat berbahaya karena adanya kontaminasi bakteri pada sayuran tersebut.

Lalu, apa saja sih jenis sayur yang dilarang untuk ibu hamil? Untuk informasi lebih jelasnya, mari simak ulasan berikut!

1. Pepaya Muda

Buah pepaya muda sering dimasak untuk dijadikan berbagai makanan yang lezat, seperti ditumis atau dijadikan sayur lodeh.

Akan tetapi, ternyata kenikmatan olahan masakan ini merupakan salah satu jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil loh.

Dilansir dari situs Kaiser Permanente, pepaya muda atau yang masih mentah mengandung zat lateks atau getah yang dapat menyebabkan kontraksi rahim.

Lateks pepaya mentah dapat bertindak seperti prostaglandin dan oksitosin, yang dibuat tubuh untuk memperkuat kontraksi persalinan.

Hal ini kemudian akan melemahkan selaput vital yang berperan untuk menopang janin. Selain itu, zat ini merupakan allergen umum yang dapat memicu reaksi berbahaya.

2. Pare

Jenis sayuran selanjutnya yang dilarang untuk ibu hamil adalah pare. Pare memang memiliki rasa pahit, meskipun begitu sayuran yang satu ini cukup disukai banyak orang.

Apalagi jika dijadikan hidangan tumis, atau jika kamu sedikit malas kamu bisa mengolahnya dengan cara dikukus saja.

Namun, saat sedang mengandung, sebaiknya para ibu menghindari mengonsumsi pare. Dilansir dari WebMD, ibu hamil yang mengonsumsi pare dapat menyebabkan efek samping, seperti sakit kepala, sakit perut, dan diare.

Selain itu, pare bisa memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh, sehingga menyebabkan kadar gula menjadi rendah.

Hal ini bisa menjadi lebih parah apabila dikonsumsi bersamaan dengan beberapa obat diabetes. Itulah yang menyebabkan sayuran ini masuk kegolongan jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil.

3. Taoge atau Kecambah

Jika ibu hamil mengonsumsi gado-gado, bakso, ketoprak, atau soto ayam, pastikan taoge yang digunakan sudah dimasak dengan benar dan matang dengan sempurna ya.

Hal ini dikarenakan, lingkungan lembap yang dibutuhkan benih taoge untuk mulai bertunas sangat ideal untuk bakteri tumbuh.

Oleh karena itu, taoge menjadi salah satu jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil, bahkan sangat dianjurkan untuk menghindari mengonsumsi mentah sama sekali.

U.S. Food and Drugs Administration menyarankan untuk mengolah sendiri taoge tersebut, sehingga bisa dipastikan bahwa taoge yang akan dimakan sudah bersih dan sudah dimasak hingga matang.

4. Daun Pepaya

Jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil berikutnya adalah daun papaya. Jika diolah dengan benar, sayur daun pepaya bisa menjadi salah satu makanan yang lezat, terlebih jika disajikan bersama daging.

Namun, sebuah penelitian yang dipublikasikan Asian Research Journal of Gynaecology and Obstetrics tahun 2019 menemukan bahwa ekstrak daun pepaya memiliki kandungan zat aktif yang dapat menjadi racun bagi rahim.

Hal ini lah yang menyebabkan daun pepaya masuk ke dalam kategori jenis sayuran yang dilarang untuk ibu hamil.

5. Petai

Sebenarnya petai memiliki banyak manfaat untuk kehamilan, sehingga tidak sepenuhnya dilarang untuk dikonsumsi.

Namun jika petai dikonsumsi secara berlebihan, bisa membuat sayuran ini masuk kegolongan sayuran yang dilarang untuk ibu hamil loh.

Hal ini disebabkan karena petai  mengandung protein yang tinggi, sehingga dalam jangka waktu yang panjang, dapat menyebabkan efek buruk pada ginjal karena adanya paksaan untuk bekerja secara berlebihan.

Selain itu, mengonsumsi petai  yang tidak diolah dengan benar, akan membuat tubuh sulit untuk memecah karbohidrat kompleks yang terkandung dalam petai.

Dan akhirnya, dapat menyebabkan gangguan pencernaan, serta menimbulkan bau yang tidak sedap pada mulut yang bisa bertahan lama..

6. Jengkol

Sama halnya dengan petai, jengkol juga merupakan sayuran yang bisa menyebabkan bau tidak sedap pada mulut. Selain itu, jengkol juga menjadi salah satu jenis sayur yang dilarang untuk ibu hamil, apabila dikonsumsi secara berlebihan.

Hal ini disebabkan, karena di dalam jengkol terdapat kandungan yang berbahaya yaitu asam jengkolat. Zat ini termasuk berbahaya, karena bisa menyebabkan keracunan bila terjadinya menumpuk di dalam ginjal.

Saat menumpuk, zat ini akan membentuk kristal tajam dalam ginjal yang dapat merobek dinding saluran kemih.

Sehingga, para ibu hamil bisa mengalami nyeri yang hebat di perut bawah, perdarahan saluran kencing (hematuria), bahkan gagal ginjal.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Global Health Action pada tahun 2018, ibu hamil sangat dianjurkan untuk tidak makan jengkol.

Ini karena, jengkol bisa menghasilkan bau yang kuat dan rasa pahitnya bisa membahayakan bayi, atau bisa menyebabkan ibu mengalami kesulitan untuk melahirkan.

Nah, itulah jenis sayur yang dilarang untuk ibu hamil. Jadi selama ibu dalam kondisi hamil, pastikan untuk menghindari mengonsumsi sayuran ataupun makanan, yang dapat membahayakan ibu dan si cabang bayi kelak.

Selain sayur-sayur diatas, masih banyak loh jenis sayuran yang lebih sehat. Ketika membeli sayuran, pastikan memilih sayur yang masih segar.

Dan yang terpenting, jangan lupa cuci hingga bersih serta masak hingga benar-benar matang sempurna.

Hal ini bertujuan agar makanan terhindar dari kuman dan bakteri yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin.
 

Tag : #sayuran    #ibu hamil    #kesehatan    #jenis sayuran    #sayuran yang dilarang untuk ibu hamil   

Baca Juga