Tolak Vaksin, Corona Meningkat Usia 20-an di Spanyol

sondang | Internasional | 06-07-2021

Covid-19 Semakin melonjak di Spanyol. Hal ini terjadi karena varian Delta yang menyerang kalangan usia muda yang belum divaksin.

Dilansir Reuters senin (5/6), tingkat infeksi virus di Spanyol mencapai 204 kasus per 100 ribu orang. Angka ini naik 95 kasus jika dibandingkan dengan minggu lalu. Otoritas Spanyol mencatat ada 640 kasus per hari pada usia 20-29 tahun.

Negara-negara Eropa lainnya, seperti Prancis dan Portugal, telah membuka vaksinasi COVID-19 untuk semua kelompok umur kecuali balita. Namun, vaksinasi di Spanyol hanya menyasar kepada kelompok usia dewasa atau di atas 29 tahun. Hal ini menyebabkan mayoritas anak muda di Spanyol belum divaksin.

Sekitar 89% warga Spanyol berusia di atas 40 tahun telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, berbanding terbalik dengan kelompok usia 20-29 tahun yang baru 14%.

"Saat ini kami berada dalam situasi sulit dalam hal penularan," kata Koordinator Darurat Kesehatan Spanyol Fernando Simon dalam konferensi pers.

Namun, rumah sakit di Spanyol masih bisa menampung pasien. Keterisian ruang perawatan intensif juga kurang dari 7 persen.

Sebelum penularan virus mulai meningkat pada pertengahan Juni, kasus Corona di Spanyol terus turun sejak April. Hal ini mendorong pemerintah setempat untuk mencabut syarat wajib masker di luar rumah.

Tetapi beberapa daerah, seperti Catalonia dan Cantabria, mempertimbangkan kembali untuk menerapkan pembatasan pada malam hari dan acara sosial.

Diketahui, total kasus Corona di Spanyol tercatat sebesar 3.866.475 pada Senin (5/7) dengan jumlah kematian sebanyak 80.934.

Tag : #internasional    #nasional    #kesehatan   

Baca Juga