Gavi Cedera Serius dalam Kemenangan Spanyol atas Georgia di Kualifikasi Euro 2024

Kemenangan Spanyol atas Georgia dalam pertandingan kualifikasi Euro 2024 telah meninggalkan dampak yang pahit dengan cedera parah yang dialami oleh gelandang Barcelona, Gavi. (Foto: Instagram/@sefutbol)

PARBOABOA – Kemenangan Spanyol atas Georgia dalam pertandingan kualifikasi Euro 2024 telah meninggalkan dampak yang pahit dengan cedera parah yang dialami oleh gelandang Barcelona, Gavi.

Estadio Municipal Jose Zorrilla menjadi saksi ketegangan pada Senin (20/11/2023) dini hari WIB, ketika La Furia Roja mengamankan kemenangan 3-1 dalam pertandingan kualifikasi grup A.

Spanyol, yang telah memastikan tempat di Euro 2024, memimpin melalui gol Robin Le Normand, diikuti oleh kontribusi Ferran Torres dan gol bunuh diri dari Luka Lochoshvilli, yang memastikan tiga poin untuk tuan rumah.

Meskipun Georgia mencoba memperkecil ketertinggalan melalui aksi Khvicha Kvaratskhelia, Spanyol tetap kokoh di puncak.

Cedera ACL yang Parah

Gavi, yang ditempatkan sebagai starter dalam pertandingan tersebut, hanya mampu bertahan selama 26 menit sebelum akhirnya terkena cedera serius pada lututnya.

Pemain berusia 19 tahun itu meninggalkan lapangan dalam kondisi tertatih-tatih, diiringi air mata, dan langsung menuju lorong. Posisinya digantikan oleh Oihan Sancet dari Athletic Bilbao.

Meskipun masih dalam tahap awal, Federasi Spanyol memberikan informasi bahwa Gavi diduga menderita robekan pada ACL-nya, dengan lututnya yang terkilir.

Simpati dari Torres

Ferran Torres, rekan setim Gavi di klub dan timnas, menunjukkan dukungannya dengan mendedikasikan golnya untuk sang gelandang, mengangkat jersey Gavi sebagai bentuk penghormatan di depan penonton.

"Ini adalah kemenangan yang penting untuk mengakhiri fase kualifikasi dengan baik, tetapi hati ini terasa pahit karena cedera yang dialami oleh Gavi," ungkap Torres.

Dalam wawancara dengan TVE selama jeda pertandingan, dokter timnas Spanyol, Oscar Luis Celada, mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap kondisi Gavi.

"Semoga dia bisa pulih secepatnya. Kami tidak tahu seberapa parah cederanya, namun melihat sosok Gavi, seorang pejuang, ini bisa menjadi sesuatu yang serius," ujarnya saat jeda pertandingan.

Pemeriksaan MRI Menanti

Gavi kini dihadapkan pada pemindaian MRI untuk menentukan tingkat keparahan cederanya. Namun, kemungkinan besar, ia harus absen dari lapangan selama enam hingga delapan bulan, terlepas dari hasilnya.

Meskipun baru berusia 19 tahun pada bulan Agustus lalu, Gavi telah menunjukkan performa gemilang dengan 111 penampilan bersama tim utama Barcelona dan 26 penampilan untuk tim nasional Spanyol.

Cedera ini menjadi ujian berat bagi bakat muda tersebut, namun diharapkan ia dapat pulih dan kembali menyinari lapangan secepatnya.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS