Truk Tabrak Listrik Aliran Atas Rute Pondok Ranji-Kebayoran Lama, Ribuan Penumpang KRL Terlantar

Ribuan penumpang kereta rel listrik (KRL) terlantar karena sebuah truk menambrak tiang listrikl aliran atas (LAA) di KM 17+5 Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan, Selasa (25/07/2023). (Foto: PARBOABOA/Hari Setiawan)

PARBOABOA, Jakarta - Perjalanan commuter line atau kereta rel listrik (KRL) rute Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan - Kebayoran Lama, Jakarta Selatan tersendat lantaran sebuah truk menabrak tiang listrik aliran atas yang ada di kilometer 17+5, Selasa (25/07/2023) siang.

Akibatnya, ribuan penumpang yang akan sedang dan akan melalui terlantar.

Pantauan PARBOABOA di Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan, kepadatan penumpang terjadi mulai pukul 09.00 WIB. Beberapa di antara penumpang ini terlihat keluar dari stasiun dan terpaksa beralih ke transportasi lain, imbas kejadian ini.

Kepada PARBOABOA, salah seorang pengguna jasa KRL asal Pamulang, Tangerang Selatan, Tohar (29) mengeluhkan jam kerjanya menjadi terganggu imbas kejadian ini, karena ia pasti telat datang ke kantor.

"Haduh-haduh ini commuter line, saya sudah 50 menit nunggu kereta api ini di sini, katanya ada tiang listrik ditabrak truk di Pondok Ranji. Sudah jelas waktu kerja saya menjadi terganggu ya," kesal pria yang kesehariannya bekerja di kawasan Sudirman.

Tohar yang sudah sekitar 7 tahun menggunakan KRL ini berharap PT. KAI cepat tanggap mengatasi permasalahan seperti ini dengan menambah jalur alternatif. Sehingga jika ada kendala dari KRL, bisa menggunakan sumber atau jalur lain.

"Harapan saya seharusnya area vital seperti ini harus di-double cover. Jadi yang keluar tidak hanya dari satu sumber akan tetapi dari jalur kereta api lain juga ada gitu. Jadi misalnya KRL yang satu rusak atau terkendala karena sesuatu hal seperti saat ini, ada area lain yang datang untuk suplai," harapnya.

Ribuan penumpang KRL terlantar di Stasiun Sudimara, Tangerang Selatan. (Foto: PARBOABOA/Hari Setiawan) 


Hal senada diungkapkan Audi, salah satu Karyawati di Jakarta Pusat. Ia mengatakan, imbas kejadian ini, dirinya menjadi terlambat masuk kantor.

"Ya sudah jelas terganggu sih. Hal ini terjadi karena adanya insiden dan sekarang semua pengguna commuter line tidak bisa ngapa-ngapain karena tiang listriknya ditabrak hingga berdampak pada sinyal listriknya," ungkapnya.

Audi berharap pemerintah bisa mengatur jam operasional truk melintas dan tidak beroperasi di jam kerja.

"Harapan saya mungkin itu kejadiannya karena truk ya, kayak mobil-mobil yang gede gitu, jangan beroperasional di jam-jam kerja kayak gini lah gitu. Jadi orang-orang kerja bisa masuk kantor siang kalau harus berpindah transportasi," katanya.

"Saya harap commuter line bisa ditambah lebih banyak lagi jam nya, biar penumpang dimaksimalkan pelayanannya walaupun padat. Kayaknya saya akan pindah transportasi lain, jika jam 09.30 WIB KRL tidak juga jalan," jelas Audi.

Diketahui, hingga pukul 11:00 WIB, jalur KRL Stasiun Sudimara-Kebayoran Lama masih belum beroperasi imbas gangguan tadi.

Jawaban PT. KAI Commuter Line

Ribuan penumpang KRL terlantar di Stasiun Sudimara karena KAI sedang melakukan proses perbaikan. (Foto: PARBOABOA/Hari Setiawan) 


Manager External Relations and Corporate Image Care PT KAI Commuter, Leza Arlan memohon maaf atas kendala operasional perjalanan KRL  rute Rangkasbitung-Tanah Abang karena ada truk menabrak tiang listrik untuk aliran atas kereta di KM 17+5.

"KAI Commuter memohon maaf atas kendala pada operasional perjalanan commuter line Rangkasbitung pagi ini, Selasa, (25/07/2023) sekitar pukul 08.30 WIB. Kendala terjadi akibat tiang Listrik Aliran Atas (LAA) pada lintas Pondok Ranji–Kebayoran tepatnya di KM 17+5 ditabrak truk yang mengakibatkan tiang LAA tersebut miring dan menghalangi lintas jalur rel," katanya dalam permohonan maaf tertulisnya kepada PARBOABOA, Selasa (25/7/2023).

Saat ini, kata Leza, petugas dari KAI Commuter dan KAI Daop 1 Jakarta tengah berada di lokasi untuk melakukan perbaikan.

KAI Commuter juga memberhentikan perjalanan kereta untuk sementara waktu karena masih dalam proses perbaikan dan demi keselamatan serta keamanan perjalanan.

"Untuk tetap dapat melayani perjalanan commuter line, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan commuter line Rangkasbitung. Dimana perjalanan commuter line dari arah Rangkasbitung/Parung Panjang untuk arah tujuan Tanah Abang, perjalanannya hanya sampai Stasiun Sudimara untuk kembali menuju Rangkasbitung. Sedangkan perjalanan commuter line dari arah Tanah Abang, perjalanannya hanya sampai Kebayoran untuk kembali menuju Tanah Abang," jelasnya.

KAI Commuter juga mengimbau pengguna commuter line untuk selalu ikuti arahan petugas di lapangan. 

"Saya imbau pengguna commuter line, tidak memaksakan naik jika keadaan commuter line sudah padat. Ikuti informasi terkini perjalanan commuter line dari sosial media @commuterline dan jadwal serta posisi commuter line secara real time melalui aplikasi C-Access," imbau Leza Arlan.

TAG :
Baca Juga
LIPUTAN KHUSUS